Esra Tekin
22 Juni 2026•Update: 22 Juni 2026
Perundingan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss diperkirakan terus berlanjut setelah delegasi Iran tetap berada di lokasi negosiasi pada Senin dini hari, sementara para pejabat AS bersiap melanjutkan pembahasan.
Menurut seorang diplomat senior AS, Wakil Presiden AS JD Vance tiba sekitar pukul 06.00 waktu setempat pada Minggu, dan delegasi Amerika telah terlibat dalam pertemuan serta negosiasi secara terus-menerus sejak saat itu.
Bertentangan dengan apa yang disebut diplomat tersebut sebagai “laporan palsu yang meluas,” delegasi Iran masih berada di lokasi dan pembahasan masih berlangsung.
Perundingan itu berfokus pada sejumlah isu mendesak terkait kawasan dan nuklir, termasuk pesan terbaru Iran mengenai Selat Hormuz.
Pertemuan tersebut mencakup upaya “memperjelas sejumlah pesan yang membingungkan dari Iran mengenai selat itu dan membangun mekanisme dekonflik untuk memastikan selat tetap terbuka sepenuhnya,” kata diplomat tersebut.
Delegasi kedua negara juga membahas “mekanisme dekonflik dan penegakan gencatan senjata di Lebanon selatan,” tambahnya.
Menurut sumber itu, para perunding telah menggelar “pembahasan intensif mengenai seluruh elemen kesepakatan nuklir.”
Sumber tersebut mengatakan para pejabat berencana terus membahas isu-isu tersebut dan menjadikan perundingan Senin sebagai dasar bagi negosiasi teknis lanjutan.
“Kami berencana terus membahas setiap isu ini dan menggunakan hasil kerja hari ini sebagai titik awal bagi pembicaraan teknis lanjutan ke depan,” kata diplomat tersebut.
Kelompok wartawan belum menerima informasi tambahan mengenai substansi perundingan atau rencana Vance pada Selasa.
Pembaruan lebih lanjut diperkirakan akan disampaikan jika sudah tersedia.