Skip To Content
logo
logo
  • TURKIYE
  • DUNIA
  • ANALISIS
  • EKONOMI
  • BUDAYA
  • TEKNOLOGI & SAINS
Türkçe
English
BHSC
Pусский
Français
العربية
Kurdî
کوردی
Shqip
فارسی
македонски
Bahasa Indonesia
Español
Dunia

Erdogan dan Paus berbincang tentang Yerusalem lewat telepon

Kedua pemimpin itu setuju perubahan status quo Yerusalem harus dihindari
Chandni
08 Desember 2017•Update: 10 Desember 2017
Erdogan dan Paus berbincang tentang Yerusalem lewat telepon
Istanbul

Ilkay Guder

ANKARA

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara dengan Paus Fransiskus pada Kamis mengenai keputusan terbaru AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dalam perbincangan telepon itu, Erdogan menekan bahwa negara Palestina yang bebas dan merdeka serta memiliki ibu kota Yerusalem Timur dan perbatasan sesuai kesepakatan pra-1967 adalah hal mutlak yang dibutukan untuk kedamaian dan stabilitas di kawasan itu, menurut sumber kepresidenan.

Erdogan menyampaikan terima kasih kepada Paus yang pada Rabu menyerukan agar semua menghormati status quo Yerusalem.

Sebelum Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, Paus menghimbau agar semua pihak menghormati resolusi PBB terkait Yerusalem.

Erdogan dan Paus setuju bahwa semua upaya untuk mengganti status Yerusalem harus dihindari karena kota itu penting dan suci bagi umat Muslim, Yahudi dan Kristen.

Setelah pengumuman Trump itu, berbagai demonstrasi dilakukan di seluruh dunia, termasuk di kawasan Palestina, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak, Indonesia dan lain-lain.

Pemerintah AS dihimbau agar segera membatalkan keputusan mereka itu dan mematuhi resolusi dan hukum yang berlaku.

Yerusalem masih menjadi poros konflik berkepanjangan Israel-Palestina, karena rakyat Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di waktu yang akan datang.

related_topics:
yerusalemPaus Fransiskus
news_share

news_share_descriptionsubscription_contact

subscription
logo

Reporting the Changing World

next-sosyalX/TwitterFacebookYouTubeInstagram

CORPORATE

  • Tim Eksekutif
  • Ruang Pers
  • Kebijakan Cookie
  • Kebijakan Informasi
  • RSS

KOMUNIKASI

  • Kontak Kami
  • Permintaan Langganan

Anadolu Ajansı © 2026

Google PlayApp Store
Sebelumnya
Selanjutnya
Sebelumnya
Indonesia minta Uni Eropa tak dukung Trump soal Yerusalem

Indonesia minta Uni Eropa tak dukung Trump soal Yerusalem

Selanjutnya

Polisi Israel tambah personil di Yerusalem Timur

Polisi Israel tambah personil di Yerusalem Timur

TERBARU

Proyeksi suku bunga The Fed bayangi reli pasar global

Pejabat AS buka isi lengkap nota kesepahaman 14 poin dengan Iran

Turkiye dan Spanyol dorong integrasi rantai pasok industri pertahanan

Tanker minyak Saudi dan Iran kembali melintasi Selat Hormuz pasca kesepakatan AS-Iran

Iran percepat pemulihan industri petrokimia pascaperang

China dorong AS dan Iran jalankan komitmen dalam MoU Islamabad

Trump tak akan hadir di Ankara jika KTT NATO tak digelar oleh Presiden Erdogan

Lihat Semua

Berita Terkait

Tank-tank Israel menembaki Gaza

Tank-tank Israel menembaki Gaza

Warga Yahudi demonstrasi menentang wajib militer Israel

Warga Yahudi demonstrasi menentang wajib militer Israel

Kunjungan pastoral pertama, Paus tiba di Myanmar

Kunjungan pastoral pertama, Paus tiba di Myanmar

AS dan Mesir sepakat perkuat hubungan pertahanan

AS dan Mesir sepakat perkuat hubungan pertahanan

Yordania kirim surat diplomatik ke Israel

Yordania kirim surat diplomatik ke Israel

Liga Arab gelar pertemuan darurat bahas Yerusalem

Liga Arab gelar pertemuan darurat bahas Yerusalem

Turki: AS tak seharusnya akui Yerusalem ibu kota Israel

Turki: AS tak seharusnya akui Yerusalem ibu kota Israel

Macron dan Trump bahas Yerusalem melalui telepon

Macron dan Trump bahas Yerusalem melalui telepon

Erdogan: Turki akan putus hubungan diplomatik dengan Israel

Erdogan: Turki akan putus hubungan diplomatik dengan Israel

Hamas tandai 'hari kemarahan' terkait krisis Yerusalem

Hamas tandai 'hari kemarahan' terkait krisis Yerusalem